Saturday, 31 March 2012

Last Child Seluruh Nafas Ini (feat. Giselle)



Lihatlah luka ini yang sakitnya abadi
Yang terbalut hangatnya bekas pelukmu
Aku tak akan lupa, tak akan pernah bisa
Tentang apa yang harus memisahkan kita

Saat ku tertatih tanpa kau di sini
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang dirimulah tulang rusukku
Kau akan kembali pada tubuh ini
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Kita telah lewati rasa yang pernah mati
Bukan hal baru bila kau tinggalkan aku
Tanpa kita mencari jalan untuk kembali
Takdir cinta yang menuntunmu kembali padaku

Di saatku tertatih (saat ku tertatih)
Tanpa kau di sini (tanpa kau di sini)
Kau tetap ku nanti demi keyakinan ini
Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini

Dan ini yang terakhir (aku menyakitimu)
Ini yang terakhir (aku meninggalkanmu)
Takkan ku sia-siakan hidupmu lagi
Ini yang terakhir dan ini yang terakhir
Takkan ku sia-siakan hidupmu lagi

Jika memang dirimulah tulang rusukku (terlahir untukku)
Kau akan kembali pada tubuh ini (bawa hatiku kembali)
Ku akan tua dan mati dalam pelukmu
Untukmu seluruh nafas ini

Jika memang kau terlahir hanya untukku
Bawalah hatiku dan lekas kembali
Ku nikmati rindu yang datang membunuhku
Untukmu seluruh nafas ini, untukmu seluruh nafas ini
Untukmu seluruh nafas ini

Monday, 26 March 2012

Waspadai Gejala Pusing Tiba-Tiba Saat Berdiri


Jika Anda sering merasa sakit kepala saat bangun dari duduk atau ketika berdiri, mungkin Anda berisiko tinggi mengalami gagal jantung.
Rasa pusing mendadak yang dialami setelah berdiri disebabkan oleh penurunan tekanan darah yang cepat, yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik. Peneliti berasumsi, orang yang mengalami gejala tersebut 54 persen lebih mungkin mengembangkan penyakit gagal jantung dibandingkan mereka yang tidak.
Sebaliknya, orang yang memiliki hipertensi risikonya menurun hingga 34 persen. Peneliti menjelaskan orang yang berusia 44-55 tahun lebih berisiko mengalami masalah gangguan pada jantung itu.
Penelitian yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari University of North California mengukur tekanan darah dari 12.000 pasien tak lama ketika mereka berdiri dan setelah mereka bangun dari posisi duduk.
Sekitar 17,5 tahun kemudian, peneliti menemukan 11 persen orang yang mengembangkan gagal jantung mengalami hipotensi ortostatik pada awal penelitian, dibandingkan dengan hanya 4 persen dari mereka yang tidak mengembangkan gagal jantung.
"Hipotensi ortastik tampaknya berkaitan dengan perkembangan penyakit gagal jantung. Hipertensi, diabetes dan penyakit jantung koroner sudah dikenal berkontribusi terhadap risiko seseorang terkena gagal jantung," papar pemimpin penelitian Dr Christine DeLong Jones, dikutip melalui Dailymail, Kamis (22/3).
Gagal jantung kini mengancam jutaan nyawa di seluruh dunia. Gagal jantung merupakan sebuah kondisi dimana jantung mengalami kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh, yang biasanya disebabkan oleh otot jantung yang menjadi terlalu lemah atau kaku, sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik.